Yuk Simak Berikut Keunggulan dan Kelemahan Jenis Tandon Air!

Dalam sebuah rumah tinggal, tandon air dibuat untuk pusat penampungan air untuk keperluan sehari-hari. Sebelum memilih, ketahui dahulu tipe, kelebihan, dan kekurangannya di bawah ini! Tandon air yang biasa digunakan orang terbuat dari bahan fiber

Dalam sebuah rumah tinggal, tandon air dibuat untuk pusat penampungan air untuk keperluan sehari-hari. Sebelum memilih, ketahui dahulu tipe, kelebihan, dan kekurangannya di bawah ini!

Tandon air yang biasa digunakan orang terbuat dari bahan fiber glass, stainless steel, serta polyethylene.

Berbeda material, berbeda pula ketahanannya. Silahkan baca penjelasan selanjutnya mengenai tandon air sebagai berikut.

3 Fungsi Tandon Air untuk rumah

1. Solusi Menghemat Pengeluaran Tagihan Listrik

Seringkali menghidupkan serta mematikan pompa air mampu membuat tagihan listrik kau membesar, lho!

Solusi yang pas supaya ini tidak terjadi kepadamu dengan menempatkan tandon air.

Menggunakan tandon air hanya cukup menghidupkan 1x listrik untuk mengisinya sampai penuh.

Sederhana sekali ‘kan?

2. Tetap Dapat Air Saat Listrik Kamu Mati

Masih menyambung dari point di atas.

Peranan menempatkan tandon air di rumah bisa melatih kamu supaya tidak bergantung dengan listrik untuk memperoleh air bersih.

Saat kamu tidak memakai tandon waktu listrik mati atau sedang ada pemadaman gantian, kamu masih dapat mempunyai stock air yang lumayan sampai air menyala kembali.

3. Tandon Air Dapat Berubah Peranan

Seandainya kamu mempunyai tandon yang tidak terpakai seharusnya kamu pakai untuk menampung air hujan atau menyimpan air untuk kepentingan lain.

Disamping itu, ukurannya yang banyak sangat menolong warga yang hidup berjauhan dengan hilir sungai.

Mereka umumnya, menampung air hujan untuk berkebun atau bertani hingga bisa dimanfaatkan untuk irigasi sawah.

Tandon Air Fiber Glass, Stainless Steel, atau Polyethylene. Kamu Pilih Mana?

Tandon Air

Supaya kamu mengerti tandon air mana yang seharusnya kamu pilih, berikut telah kami siapkan info lengkap dengan kelebihan serta kekurangan dari tiap-tiap material.

1. Tandon Air Fiber Glass

Tandon air fiberglass dibuat dari bahan FRP hingga memiliki bentuk lebih keras dibanding merek lain.

Tandon air tipe ini dipasarkan lumayan murah serta berbobot yang mudah.

Tetapi, kamu akan memperoleh banyak sekali kekurangan dari tandon tipe ini, salah satunya:

  • Tidak bertahan lama
  • Biaya perawatan mahal serta susah
  • Bahan fiber yang dapat larut dengan air jikalau terkonsumsi bisa mengakibatkan penyakit kanker
  • Rawan pada benturan serta dinding bak gampang retak
  • Tidak tahan pada UV serta oksidasi jika terjemur cahaya matahari,
  • Mempermudah untuk bertumbuhnya jamur yang mampu mengurangi kualitas air didalamnya.
  • Sisi dinding yang keropos susah diperbarui

2. Tandon Air Polyethylene

Tandon air yang ini tipe yang sangat umum dipakai di Jakarta.

Sebab rata-rata tandon air ini sangat sering dibuat serta disebarkan di pasar.

Tandon air berbahan plastik PE ini semakin tahan pada bentrokan, desakan, serta tidak gampang bocor.

Disamping itu sisi dalam tandon dilapis anti jamur serta lumut.

Kelebihan tandon polyethylene:

  • Telah memiliki standarisasi SNI serta mendapatkan pernyataan dari FDA USA maka sangat direferensikan untuk tandon air di rumahmu.
  • Memiliki bahan plastik serta berbobot yang mudah hingga gampang buat kamu alihkan

Kekurangannya:

  • Berkesan kurang eksklusif atau privat dibandingkan stainless steel
  • Umumnya tembus sinar, hingga perkembangan lumut masih dapat berkembang di tandon tipe ini

3. Tandon Air Stainless Steel

Tandon ini dibuat dari bahan yang aman.

Tidak memiliki kandungan merkuri serta perawatannya juga sangatlah gampang untuk kamu membersihkan.

Bak air yang ini dibuat memanfaatkan bahan yang spesial yakni, SS 304.

Tetapi, harga relatif lebih mahal dibandingkan tandon lain.

Kelebihan dari tipe Tandon Air Stainless Steel:

  • Tidak tembus cahaya matahari hingga lumut tidak mampu tumbuh
  • Memiliki bentuk eksklusif, menawan, serta nampak privat
  • Tidak gampang beralih bentuk meskipun ada desakan air di dengan bak
  • Mendapatkan pernyataan dari FDA (Food, Drug & Administration)

Tapi tetap ada kekurangan di tipe tandon stainless steel ini, salah satunya:

  • Ketahanan pada cairan kimia terbatas.
  • Gampang korosi atau karatan di sisi las atau sambungan. Khususnya buat pemakai yang tinggal di wilayah pantai
  • Hanya untuk penyimpanan air bersih atau PAM, seandainya berisi air tanah mampu memiliki kandungan asam yang dapat mengakibatkan karatan
  • Biaya perbaikan benar-benar mahal.
  • Kebocoran pada dinding susah diperbarui atau ditambal

Mengenai Kemampuan Bak Air yang Mesti Dimengerti

Sesudah mengenali beberapa jenis material bak saat ini saatnya kamu pikirkan kapasitas airnya.

Kapasitas air yang mampu kamu beli nanti harus dapat memenuhi keperluan air semua penghuni rumahmu.

Rumus umum untuk hitung keperluan mengonsumsi air /hari ialah:

Jumlah pengguna X angka variabel penggunaan air

Misalnya, di rumah mewah perkotaan, angka variabel penggunaan 250 liter/penghuni/hari.

Jadi keseluruhan volume air yang diperlukan apabila ada empat orang di dalam rumah itu:

Jumlah pengguna x angka variable penggunaan air

4 x 250 = 1000 liter/hari

Seharusnya kamu pilih bak air yang lebih banyak dari angka volume keperluan air bersih.

Ukuran Tandon Air untuk rumah

Sebelum beli bak kamu mesti ketahui ukuran ruang yang nanti akan dipakai untuk area penyimpanannya.

Ukurlah dengan terperinci, gunakan peralatan pengukur baik itu pita ukur atau laser.

Ini penting supaya kamu tidak salah pilih ukuran bak air.

Bisa-bisa bak terbuang percuma hanya karena tidak muat dengan ruang yang telah kamu siapkan.

Pertimbangkan dengan luas ruang instalasi pipa serta ruang bagian agar bak bisa dibuka untuk dicheck atau dibersihkan olehmu.

Saat ini telah lebih mengerti ‘kan mengenai tandon air?

 

Baca juga : Harga Tandon Air

 

Semoga artikel ini bisa membantumu ya!